Kamis, 23 September 2010

Peta Eropa menurut Stereotip

LONDON, KOMPAS.com — Serangkaian peta Eropa yang diberi label berdasarkan stereotip nasional telah menjadi sensasi di internet dengan hits mencapai setengah miliar.



Yanko Tsvetkov, desainer dan ilustrator Bulgaria yang tinggal di London, telah membuat tujuh peta di mana negara-negara dan daerah-daerah diberi label sesuai stereotip untuk penduduknya yang diberikan oleh bangsa-bangsa lain. Dalam peta berjudul Eropa Menurut Amerika Serikat, Rusia diblok dengan warna merah dan diberi julukan "Komunis", sementara Perancis diberi label "Orang-orang Bau", Jerman "Porno Jorok", dan Inggris Raya hanya diberi label "Mummy".



Dalam peta, Eropa Menurut Inggris Raya, benua itu dijuluki "Kekaisaran Federasi Setan Eropa", Irlandia diberi label "Bajingan", dan Turki diberi nama "Tidak Ada Menu Babi di Sini".

Tsvetkov (33) mengatakan, dia terinspirasi membuat peta seri pertama saat terjadi krisis gas antara Ukraina dan Rusia tahun 2009. Dalam peta pertama berjudul Di Mana Saya Tinggal, Rusia diberi nama "Kekaisaran Minyak Paranoid", sementara Ukraina diberi label "Pencuri Gas".

Desainer grafis itu, sebagaimana dikutip Telegraph, Senin (20/9/2010), mengatakan, "Saya menciptakan peta yang pertama tahun 2009 karena waktu itu ada krisis energi di Eropa. Saya hanya membuat itu untuk menghibur teman-teman saya, tetapi ketika saya memasangnya di situs web saya, begitu banyak orang menyukainya sehingga saya memutuskan untuk benar-benar fokus pada proyek peta berdasarkan stereotip di beberapa tempat di Eropa. Saya terkejut dengan reaksi itu karena saya tidak pernah benar-benar berharap untuk lepas landas seperti ini."

Situs web Tsvetkov telah dibanjiri sekitar setengah miliar pengunjung sejak ia menerbitkan seri itu, yang disebut Pemetaan Stereotip. Selain peta Eropa menurut AS dan Inggris Raya, benua itu juga ditampilkan sebagaimana dilihat oleh Perancis, Jerman, Italia, dan Bulgaria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar